Cara Mengatasi Kacer yang Memiliki Badan Kurus (Dada Nyilet)

Mengatasi Kacer Kurus / Nyilet – Kacer termasuk jenis burung pengicau yang mengagumkan dengan penampilan cantik dan suara yang cukup khas. Hanya saja kesan ini bisa berubah, ketika burung sakit dengan ditandai badan kurus (Nyilet). Tentu hal ini cukup disayangkan, mengingat unggas ini dikenal sebagai jenis burung yang cukup tangguh dan agresif yang notabenya dinilai tidak mudah terkena serangan penyakit. Hanya saja juga tidak sedikit yang berpendapat bahwa hal ini sangat wajar, mengingat ia juga sebagai makluk hidup yang juga mempunyai batas daya tahan tubuh, meskipun setiap pemilik sudah merawat dan menyetel hariannya dengan baik dan benar (Baca: Suara Kacer).

Cara Mengatasi Kacer Kurus Nyilet

Kacer (dombaarab – kaskus)

Meskipun tidak menutup kemungkinan Kacer yang sakit karena perihal iklim atau cuaca yang tak menentu, hanya saja dalam beberapa kasus Kacer yang sakit dengan ditandai badanya kurus kering biasanya kebanyakan murni karena kesalahan perawatan setiap pemilik (Baca: Perawatan Kacer). Setiap pemilik sebelumnya biasanya kurang memperhatikan pakan vitamin dan pola kebersihan sehari-hari. Tentu soal pakan dan kebersihan sendiri sebenarnya tidak melulu soal pakan voer, pakan EF, Pemandian dan Penjemuran kesehariannya saja. Dalam artian ada kebiasaan yang sifatnya lebih spesifik jika mau burung tetap sehat dan tidak mudah terkena penyakit.

Mulai dari segi pakan. Pakan Voer dan Extra Fooding memang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari yang tidak bisa dilewatkan. Hanya saja setiap pemilik jarang sekali memperhatikan kadar protein dan gizi di dalam pakan voer itu sendiri. Bahkan kebanyakan penghobi justru lebih memberi pakan voer yang dijual kiloan. Mungkin hal tersebut tidak ada salahnya, hanya saja kebanyakan voer kiloan tidak tertera keterangan kandungan atau kadar protein dan gizi. Tentu hal tersebut cukup membahayakan si burung, karena setiap pemilik tidak tahu kandungan di dalamnya atau dengan kata lain sebatas mengira-ngira saja. Alhasil tidak ada porsi secara pasti setiap harinya untuk si burung.

Selain itu setiap pemilik biasanya sebelumnya juga sangat jarang mengecek kebersihan voer itu sendiri. Meskipun sudah membeli voer berkualitas dengan kadar nutrisi dan vitamin yang sesuai, namun akan tetap sama saja jika setiap harinya tidak selalu mengkondisikan kebersihannya. Terlebih lagi saat musim penghujan. Pada saat musim hujan, pakan voer mudah sekali lembab sehingga cukup rawan terkontaminasi virus bakteri atau feces. Tentunya jamur atau feces sendiri bisa merusak kandungan gizi pada pakan voer. Jika sudah dimakan oleh burung, alhasil pola pencernaannya jadi terganggu. Lambat laun ia akan mudah sakit dan badannya bisa kurus (tidak ada nafsu makan).

Penyakit yang biasanya menyerang tubuh Kacer dengan ditandai badannya kurus (Nyilet) itu sendiri diantara lain ialah penyakit Cacing. Cacing pada burung sendiri tentu juga tidak bagi pola pertumbuhannya, karena setiap pakan yang ia makan tidak sepenuhnya bisa diserap oleh tubuh. Dimana sari-sari makanan, baik itu pakan voer, buah dan Extra Fooding diserap oleh Cacing. Gejala penyakit cacing sendiri biasanya ditandai dengan perilakunya yang cenderung abnormal dari biasanya. Ciri-cirinya meliputi, nafsu makan tinggi namun tetap kurus, mata berair, lemas, gelisah, mudah gusar dan kotoranya terdapat benda kecil panjang yang bergerak-gerak (cacing).

Mengatasi Kacer Nyilet

Cara mengatasi Kacer / nyilet kurus sebenarnya cukup mudah. Jika Kacer nyilet lantaran kekurangan gizi, maka setiap pemilik dianjurkan memperbaiki kualitas dan kuantitas pakan Kacer itu sendiri. Sebaiknya pakan Voer juga harus dibedakan dari pakan sebelum sakit atau ada pakan voer khsusus untuk menangani Kacer yang kekurangan Gizi. Oleh sebab itu, untuk sementara waktu setiap pemilik membeli pakan yang khusus dengan kandungan mineral dan gizi lebih tinggi dari sebelumnya. Hanya saja sebuah pakan Extra Fooding seperti jangkrik, ulat ataupun kroto sebaiknya tetap diberikan dengan porsi yang sama dari sebelumnya. Adapun pakan buah-buahan seperti pisang kepok dan pepaya sebaiknya juga diberikan, karena kedua jenis buah tersebut cukup baik untuk melancarkan pola pencernaannya.

Sementara itu untuk penanganan Kacer Kurus yang disebabkan oleh cacing dan infeksi, mungkin sudah berbeda lagi. Disamping kebersihan, sebaiknya setiap pemilik lebih berfokus mengobati atau mengilangkan cacing pada tubuhnya. Obat Cacing sediri sudah tersedia secara khusus yang dijual di toko-toko pakan burung terdekat. Kacer kurus akibat infeksi pencernaan juga bisa diatasi dengan memberikan obat khusus infeksi pencernaan. Infeksi ini sendiri memang cukup berbahaya, karena mengakibatkan pola pencernaannya tidak berjalan semestinya. Obat ini sendiri juga cukup tersedia banyak di toko-toko burung di berbagai daerah di Indonesia dengan harga dan merek yang bervariasi.

Source:

cara mengobati kacer kurus, kacer nyilet, cara mengatasi kacer kurus, Cara mengatasi kacer nyilet, kacer kurus, obat kacer kurus, Mengatasi Kacer kurus, cara menggemukan kacer yang kurus, mengobati kacer nyilet, perawatan kacer nyilet